Monday, October 15, 2018

Perbedaan cowok, lelaki dan pria

Ketiga istilah tersebut memiliki makna dan pegertiannya tersendiri meskipun terdapat relevansi di antaranya. Dalam Bahasa Inggris pun, kata Boy, Man, dan Gentleman mendapatkan tempat yang berbeda pula dalam penggunaannya. Seperti Gentleman yang biasanya digunakan dalam sambutan acara. Terlepas dari hal tersebut, tulisan kali ini akan memaparkan perbedaan arti dari ketiga kata diatas, atau lebih tepatnya disebut fase.
Cowok: Fase pertama ini memiliki kekentalan akan imajinasi menjadi sosok yang paling diimpikan seperti menjadi orang yang sempurna, yang nyatanya lebih membawa mereka kepada hal yang kekanak-kanakan. Posisi ini kerap dialami ketika berada di tingkatan bangku sekolah menengah hingga ke atas, dimana jiwa-jiwa muda kerap lebih menguasai diri ketimbang naluri. Fase ini sangat cocok dengan fase Cewek, karena memang mereka lebih menganggap bahwa porsi ego dan gengsi adalah yang terbesar.
Lelaki: Fase kedua ini merupakan tahap yang penting dalam menentukan apa, siapa, dan bagaimana kita di bagian selanjutnya. Posisi ini diarasakan ketika duduk di bangku perkuliahan strata 1, sangat sesuai dengan jangka waktu perkuliahan 4 tahun, karena dalam fase inilah kita mencari jati diri kita yang sesungguhnya. Dalam proses ini pula, lelaki mendapatkan banyak pengalaman akan pahit dan manis nya kehidupan, terlebih perihal cinta, yang mana mereka sangat cocok dengan Perempuan. Sebaik mungkin, dalam tahapan ini seseorang dapat terbentuk karakternya demi teguhnya menjalani fase terakhir, yaitu menjadi seorang Pria.

Pria:  Fase yang paling krusial. Segala kegiatan, aktifitas selama menjadi cowok dan lelaki akan dipertanggungkawabkan dalam tahap ini. Posisi ini dirasakan ketika kita telah siap menghadapi kehidupan bermasyarakat dan dunia. Seorang pria dituntut untuk selalu bertanggung jawab, dan konsisten dengan segala ucapan maupun tindakan yang dikerjakan. Dibalik itu, fase pria ini mendorong kita untuk menjadi seseorang yang mapan lahir dan batin. Letak karismatik akan melekat pada pria apabila ia telah sukses menaklukkan segala rasa ketakukan pada dua fase sebelumny. Pria sangat cocok jika dipasangkan dengan wanita, karena mereka bedua sangat kental akan komitemen dan keseriusan dalam berhubungan. 

No comments:

Post a Comment