Ketiga istilah
tersebut memiliki makna dan pegertiannya tersendiri meskipun terdapat relevansi
di antaranya. Dalam Bahasa Inggris pun, kata Boy, Man, dan Gentleman mendapatkan
tempat yang berbeda pula dalam penggunaannya. Seperti Gentleman yang
biasanya digunakan dalam sambutan acara. Terlepas dari hal tersebut, tulisan
kali ini akan memaparkan perbedaan arti dari ketiga kata diatas, atau lebih
tepatnya disebut fase.
Cowok: Fase pertama ini memiliki kekentalan akan imajinasi menjadi sosok
yang paling diimpikan seperti menjadi orang yang sempurna, yang nyatanya lebih
membawa mereka kepada hal yang kekanak-kanakan. Posisi ini kerap dialami ketika
berada di tingkatan bangku sekolah menengah hingga ke atas, dimana jiwa-jiwa
muda kerap lebih menguasai diri ketimbang naluri. Fase ini sangat cocok dengan
fase Cewek, karena memang mereka lebih menganggap bahwa porsi ego dan gengsi
adalah yang terbesar.
Lelaki: Fase kedua ini merupakan tahap yang penting dalam menentukan apa,
siapa, dan bagaimana kita di bagian selanjutnya. Posisi ini diarasakan ketika
duduk di bangku perkuliahan strata 1, sangat sesuai dengan jangka waktu
perkuliahan 4 tahun, karena dalam fase inilah kita mencari jati diri kita yang
sesungguhnya. Dalam proses ini pula, lelaki mendapatkan banyak pengalaman akan
pahit dan manis nya kehidupan, terlebih perihal cinta, yang mana mereka sangat
cocok dengan Perempuan. Sebaik mungkin, dalam tahapan ini seseorang dapat
terbentuk karakternya demi teguhnya menjalani fase terakhir, yaitu menjadi
seorang Pria.
Pria: Fase yang paling krusial.
Segala kegiatan, aktifitas selama menjadi cowok dan lelaki akan
dipertanggungkawabkan dalam tahap ini. Posisi ini dirasakan ketika kita telah
siap menghadapi kehidupan bermasyarakat dan dunia. Seorang pria dituntut untuk
selalu bertanggung jawab, dan konsisten dengan segala ucapan maupun tindakan
yang dikerjakan. Dibalik itu, fase pria ini mendorong kita untuk menjadi
seseorang yang mapan lahir dan batin. Letak karismatik akan melekat pada pria
apabila ia telah sukses menaklukkan segala rasa ketakukan pada dua fase
sebelumny. Pria sangat cocok jika dipasangkan dengan wanita, karena mereka
bedua sangat kental akan komitemen dan keseriusan dalam berhubungan.
No comments:
Post a Comment